Skip to main content

Posts

Showing posts from November 28, 2016

Tentang "PONDOK CHINA"

Sejarah Universitas Gunadarma Demikianlah pada hari Sabtu, tanggal 9 Maret 1985 Gunadarma mengadakan upacara peletakan batu pertama di Kampus Pondok Cina Depok, dan pada hari Senin tanggal 5 Januari 1987 dengan suatu upacara gedung pertama di Kampus Pondok Cina diresmikan penggunaannya. Sejak itu gedung di Kampus Pondok Cina ini bertambah. Mula-mula, batu pertama untuk gedung kedua diletakkan pada hari Sabtu tanggal 26 September 1987, dan gedung kedua inipun mulai dipakai pada hari Jumat tanggal 13 Januari 1989 . Setelah itu gedung ketigapun dibangun dan dipakai. Ruang di dalam ketiga gedung ini masih belum mencukupi sehingga masih dilengkapi lagi dengan sejumlah gedung sementara disekitarnya. Selain Pondok Cina, prasarana kampus dipersiapkan juga di Beji. Namun karena akses ke daerah kampus belum memadai, maka Kampus Beji belum juga diwujudkan. Sebaliknya kampus ditengah kota Jakarta terus bertambah. Setelah mengembalikan Kampus Salemba yang masa sewanya telah usai, maka pa...

FAKTA tentang "HAK SIPIL"

Apa hubungannya dengan univerdity gunadharma TAHUN 1994?? trAGEDI "SEMANGGI" "MARSINAH" "BOB HASAN" "LAPINDO" "fuad amin" PROFIL HAK SIPIL SEBAGAI PELINDUNG KEBEBASAN FUNDAMENTAL INDIVIDU 4 APRIL 2013   LBH YOGYAKARTA 1 COMMENT Pada sidang tahun 1951, Majelis Umum PBB meminta kepada Komisi HAM PBB untuk merancang Kovenan tentang hak sipil dan politik yang memuat sebanyak mungkin ketentuan pasal yang akan menetapkan bahwa semua rakyat mempunyai hak untuk menentukan nasibnya sendiri. Komisi HAM PBB tersebut berhasil menyelesaikan rancangan kovenan sesuai dengan keputusan Majelis Umum PBB pada 1951 dan setelah dilakukan pembahasan pasal demi pasal, akhirnya Majelis Umum PBB melalui Resolusi No. 2200 A (XXI) mengesahkan  International Covenant on Civil and Political Rights  (Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik), dan  Optional Protocol to the International Covenant on Civil and Political Rights ...

Peristiwa 3 daerah "Peristiwa Underbow PKI"

Peristiwa Tiga Daerah Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Cover buku Peristiwa Tiga Daerah Peristiwa Tiga Daerah adalah judul buku karya Anton E Lucas, seorang indonesianis berkebangsaan Australia. Buku ini diterbitkan pada tahun 1989 dalam bahasa Indonesia dengan nomor ISBN 9794440674. Peristiwa Tiga Daerah menceritakan sejarah revolusi Indonesia yang terjadi antara bulan Oktober sampai Desember, 1945 di wilayah Kabupaten Brebes, Kabupaten/Kota Tegal, dan Kabupaten Pemalang. Subjudul dari buku ini adalah Revolusi dalam revolusi.[1] Daftar isi  [sembunyikan]  1 Latar belakang 2 Tinjauan 3 Kesimpulan 4 Lihat pula 5 Referensi Latar belakang[sunting | sunting sumber] Peristiwa Tiga Daerah berlatar belakang sosio-ekonomis. Akar-akar sejarahnya sudah ditanamkan sejak lama oleh penguasa-penguasa kolonial. Pengalaman sejarah yang diwarnai dengan tekanan, penindasan, kesengsaraan dan kemelaratan telah membangkitkan rasa benci dan dendam...

POLIT BIRO INDONESIA

Mungkin maksud Anda adalah: polit biro indonesia Li Keqiang (kategori Artikel mengandung aksara non-Indonesia) yang sama. karier politiknya terus melejit sejak 2008 mulai dari anggota Polit Biro, komisi Sentral Partai Komunis Tiongkok, hingga wakil perdana menteri 4 KB (234 kata) - 3 November 2016 13.40 Sakirman (kategori Rintisan biografi Indonesia) biro dengan pangkat Mayor Jenderal . Sebelumnya Ir Sakirman juga dipercaya Amir Sjarifuddin sebagai kepala biro pendidikan politik tentara (Pepolit) 3 KB (363 kata) - 4 Februari 2016 15.07

Tentang Partai KOMUNIS INDONESIA

Partai Komunis Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Seorang sosialis Belanda Henk Sneevliet dan Sosialis Hindia lain membentuk tenaga kerja di pelabuhan pada tahun 1914, dengan nama Indies Social Democratic Association (dalam bahasa Belanda: Indische Sociaal Democratische Vereeniging-, ISDV). ISDV pada dasarnya dibentuk oleh 85 anggota dari dua partai sosialis Belanda, SDAP dan Partai Sosialis Belanda yang kemudian menjadi SDP komunis, yang berada dalam kepemimpinan Hindia Belanda.[3] Para anggota Belanda dari ISDV memperkenalkan ide-ide Marxis untuk mengedukasi orang-orang Indonesia mencari cara untuk menentang kekuasaan kolonial. Pada Oktober 1915 ISDV mulai aktif dalam penerbitan surat kabar berbahasa Belanda, "Het Vrije Woord" (Kata yang Merdeka). Editornya adalah Adolf Baars. Pada saat pembentukannya, ISDV tidak menuntut kemerdekaan untuk Indonesia. Pada saat itu, ISDV mempunyai sekitar 100 orang anggota, dan dari semuanya itu hanya tig...

Tentang "DAP" untuk Father

Nazisme Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Partai yang semula bernama Partai Pekerja Jerman (DAP ) ini didirikan pada tanggal 5 Januari 1919 oleh Anton Drexler.[1][2] Hitler kemudian bergabung dengan partai kecil ini pada bulan September 1919[2][3] dan menjadi pemimpin propaganda, mengubah nama partai itu (1 April 1920),[4][5] dan menjadi pemimpin partai pada tanggal 29 Juli 1921.[2][5] Nazisme bukanlah sebuah ideologi baru, melainkan sebuah kombinasi dari berbagai ideologi dan kelompok yang memiliki kesamaan pendapat tentang penentangan Perjanjian Versailes dan kebencian terhadap Yahudi dan Komunis yang dipercaya berada di balik perjanjian tersebut.