Sebenarnya...Saya TIDAK TAHU apakah..Saya BISA "BLOG" dengan Nama dan Nomer ataupun FOTO yang "SAMA" seperti "SEKARANG".
"BANYAK" sekali yang "MENENTANG" Pernyataan Saya dan Pertanyaan saya pada "MEREKA"..yang juga "ORANG2X PIOY-PIOY" atau dan "ULINGAN" atau dan "CARTEL DIAKON atau dan PANCASILA HASUT"
Tentang "HAMID AL-QADRY adalah SOEKARNO"...
Seperti yang "DIUCAPKAN" oleh Bpk. Mahathir Muhammad,Eks Perdana Menteri Malaysia yang juga "MENGETAHUI" asal-usul "NAMA SOEKARNO"
"NAMA SOEKARNO" berasal dari Percapakan seorang "DUTA BESAR BELANDA" yang Bernama "St. GEORGE IV" dan "Bpk. Mohammad YAMIN" pada saat KTT Non Blok dan G8 di Jakarta tahun 1928
,yang sebenarnya "DILANGSUNGKAN" di Jl.Merdeka Utara no.47-170 Jakarta Selatan,tetapi akhirnya "DILANGSUNGKAN" di "ISTANA NEGARA" di Jl. Merdeka Selatan.
,yang sebenarnya "DILANGSUNGKAN" di Jl.Merdeka Utara no.47-170 Jakarta Selatan,tetapi akhirnya "DILANGSUNGKAN" di "ISTANA NEGARA" di Jl. Merdeka Selatan.
Dan Pada saat yang "SAMA" di "ISTANA NEGARA SEHARUS"nya "DILANGSUNGKAN" "KONGGRES BAHASA INDONESIA",tetapi karena "ADANYA" Perubahan dari "SESEORANG yang Bernama SOETARJO MUSLIM",akhirnya kedua "ACARA BESAR" ini "TERTUKARKAN TEMPAT".
Dan waktu Itu....Bpk. Muhammad Yamin yang Mengatakan pada Mr. St.George IV...bahwa "Bapak Hamid Al-Qadry adalah Orang yang "SUKAR atau SULIT atau DIFFICULT".....Lalu Mr. St.George IV berkata bahwa "MEMANG Bpk. Hamid Al-Qadry DIAKUI memang SUKAR..dan kemudia Beliau Berkata dalam Bahasa Beliau sendiri...."NOEICHT",yang juga berarti SUKAR atau SULIT atau DIFFICULT"
Maka "JADILAH SOEKARNO"
"SAMA" dengan Nama Bpk. Mahathir Muhammad...yang Sebenar2xnya BERNAMA "Bpk. MUHAMMAD MAHATHIR"
"Itu sebenarnya adalah GURAUAN antara BELIAU BERTIGA" pada waktu yang "SAMA".
Bpk. Hamid Al-Qadry mempunyai 1 dan 6 orang anak
Salah satunya adalah Ibu NURIAMAH"..Isteri dari "Presiden RI yang 5,yaitu Bpk. Abdurrahman Wahid"
Dan dari Beliau berdua adalah Bapak Kandung atau Bapak Benih saya,yaitu "Bpk. R. SOEMARJONO atau KI HAJAR DEWANTARA"
Sedangkan Ibu Saya,yaitu Ibu. RA. Sri Rahajoe adalah Dari Bpk. Hamid Al-Qadry dan juga Ibu Nuriamah.
"BANYAK PASANGAN Kakak Beradik"...PADA MASA Jaman Perjuangan Perlawanan "MELAWAN PKI",termasuk Diantaranya adalah "Bapak dan Ibu Saya"
Didalam "PEMIKIRAN MEREKA" yang "KONON KANAN..Tapi KIRI bagi MEREKA dan SEBALIKNYA juga MEREKA,yang juga PIOY-PIOY PANCASILA HASUT" adalah bahwa seperti "SILA SAYANG",yang "MENGHARUSKAN" Saling Sayang antar "SESAMA"
"ADAKAH Bapak dan Ibu SAYA adalah Perkawinan Antar SESAMA?"
"ADAKAH PASANGAN LAIN seperti Ibu dan Bapak Saya?"
"TOLONG UNGKAP SEMUA...Untuk Apa MALU..Itu TIPUAN PANCASILA HASUT saja"
"SEPERTI KATA "BAPAK" yang Dituntut untuk DIUCAPKAN oleh Seorang "ANAK" yang TERNYATA adalah KORBAN PENSODOMIAN,untuk Memperoleh "KEBERGANTUNGAN Hidup dan Kehidupan dari Para KORBAN",karena ADAnya dan TIMBULnya "RASA MALU",yang SEHARUSNYA TIDAK PERLU ADA...karena "INI adalah CRIMINAL"
Tahun 1943..Bpk. Hamid Al-Qadry "DICULIK" oleh situasi dan Keadaan Negara yang "MULAI RETAK" akibat ADANYA "Pertumpahan Darah antara INDONESIA dan JEPANG".
Padahal "ITU SEMUA adalah ISAPAN JEMPOL" saja....
Tapi MEMANG "MENGHEBOHKAN" sampai akhirnya Bpk. Hamid Al-Qadry "DIHUNUS PEDANG" oleh "MEREKA..Si JEPANG HEBOH",yang akhirnya "MEMBUAT" seluruh "Keluarga Bpk. Hamid Al_Qadry DIPAKSA" untuk Meninggalkan "RUMAH KEDIAMAN" Beliau,agar supaya "BELIAU" BISA dan MAMPU "MELUNASIKAN HUTANG" (dari Pihak Kepolisian RI)
Sedangkan "ASAL MUASAL CERITA"...Si JEPANG HEBOH ini adalah "BERMULA" dari Tahun 1901..yaitu "TERJADInya MANUSIA PERAHU" dari Vietnam dan Myamnar
"SAMA CERITA" dengan "ASAL MUASAL CERITA LAKSAMANA CHENG HO"..yang "DIKABARKAN" membawa masuk "ISLAM" ke "WILAYAH NUSANTARA"....Padahal "TIDAK"
Yang terjadi adalah Laksamana Cheng Ho "DATANG" untuk "BERDAGANG"....
Dan "ILMU PEPERANGAN adalah BASIC dari ILMU PERDAGANGAN"
"MEREKA" harus "PANDAI" untuk Mencari "CELAH" dimana "MEREKA" mendapatkan "UANG dan KESEMPATAN"
Makanya Seseorang yang Bernama "CHENG HO" disebut sebagai "LAKSAMANA"
Apalagi dengan "Situasi dan Keadaan MEREKA" yang juga "RENTAN" untuk "DITUNGGANGI dan MENUNGGANGI"
Dan ITULAH juga yang "MEMBUAT MEREKA" BISA dan MAMPU untuk "Saling Bunuh dan Membunuh serta Saling Mati dan Mematikan".
Dan "HAL" tersebut itu juga yang "MEMBUAT" mereka "MAMPU dan BISA untuk "MENGHANCURKAN USAHA atau juga adalah UANG serta MENGHANCURKAN segala sesuatu yang Berkaitan dan Berkenaan dengan KESEMPATAN,tapi MEMANG "SELALU"nya berkenaan dan berkaitan dengan UANG"
Karena "SELAIN karena UANG"..."MEREKA"..TIDAK BISA BERKATA APA2x..
Karena "SESAMA MEREKA"...TOH dengan "SEMUANYA BERKONDISIKAN dan BERSITUASIKAN SAMA"
Sedangkan dengan "PENDUDUK PRIBUMI"....
"APA yang MAU DIKATA selain UANG?"
Dan saat itu (Tahun 1934),yang "MENYERANG" Rumah Kediaman Bpk. Al-Qadry dan Ibu Nuriamah di Jl Menteng 73 Jakarta Selatan,yang sekarang ini adalah "BERUBAH" menjadi Jl. Merak no. 73 juga,yang juga adalah Rumah Kediaman dari "Ibu Megawati Soekarnoputri (dari tahun 1994)" adalah "KIN NAN (CHIN NAN)dan CHIN TUNG (KIN TUN)" atau dan Pasangan Petrus Adrianto Sihombing,yang beralamat di PERUMDOS ITS (=Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya) Jl. Tehnik Perancangan Blok E3 Surabaya
Dan akhirnya "BELIAU" semuanya,termasuk Bapak dan Ibu Saya "BERPINDAH" ke PALEMBANG,Sumatera Utara,bersama "PEMBANTU" mereka yang bernama "IMIN dan IMET",yang juga "NAMA Asli dari SUKIMIN dan SUTARSO (=Joko Mintarso)
TETAPI TIDAK dengan Putra Beliau yang Bernama "Bpk. NUR CHOLIL CHODIR",yang sepengetahuan Saya "MAKAM" Beliau ADA di PONOROGO,yaitu di "Makam Asri BANJARSARI"
Dan SEBELUMNYA Memang "BELIAU" Dibawa DULU ke "DAERAH BLONJOTAN MADIUN" untuk "DIPURA2xkan sebagai Seorang POLISI" yang Bernama "Letkol SOEPARMAN atau SUPARMAN", DIMUNGKINKAN "Beliau" Diberlakukan sebagai "Seorang TAHANAN dari Pihak Kepolisian RI", "SELEPAS" disiasat secara "PRIBADI...oleh Si Jepang HEBOH",dan kemudian "DISERAHKAN" dengan "BERBAGAI PLYMOUTH" yang "MEREKA" terapkan.
Dan KEMUDIAN "TIMBUL dan TERBENTUKNYA PASUKAN JEPANG TIRUAN..BENTUKAN MEREKA...atau dan EMITEN MEREKA atau dan SIAP untuk DIBUNUH dan DIMATI"
Lalu "ADANYA" Perbarisan2x "MUNCUL" dengan "SIAP GARU SIAP GORENG DORANG (=dalam bahasa Malaysia adalah KITA) DORENG (=adalah BERUPA WARNA atau SALAH KAPRAH).."
Makanya Akhirnya "DESA NYALAHAN atau dan Berarti yang MENYEBABKAN SALAH menjadi DESA GORANG-GARENG MAGETAN
DIMUNGKINKAN bahwa "BELIAU atau Bpk.Nur Cholil Chodir TIDAK MAMPU Meneruskan LANGKAH" dan kemudian "BELIAU DISERET BADAN Beliau dengan menggunakan GEROBAK SAPI) hingga "TINGGAL KAKI SAJA" sewaktu "DIMAKAMKAN"...
Dan memang "TERBUKTI" bahwa "MAKAM Beliau Memang SEPERTI MAKAM Anak Kecil"
Ibu Saya bilang "BELIAU MENINGGAL sewaktu Pakdhe Saya atau Bpk. Nur Cholil Chodir MASIH BAYI"
"SAMA" dengan Cerita SAYA di "PAPUA saat Saya KERJA di WISMA JAYA IRIAN JAYA"
Dan "SAMPAI SAAT" ini.....TIDAK ADA yang TAHU tentang CERITA "Si Jepang Heboh" yang sebenar2xnya....
"MEREKA" semua adalah HANYA "PENCARI UANG dalam KESEMPATAN yang SEMPIT"
Karena "MEREKA membuat UNIFORM sendiri...dengan MENGGUNAKAN TENAGA Orang2x EMITEN seperti Pakdhe Saya,Bpk. Nur Cholil Chodir"
"INGAT" bahwa "ORANG2z seperti ini adalah PENDATANG saja"
"CHINA dan VIETNAM serta MYANMAR"
"HARUS DISADARI" bahwa "MEREKA" adalah AWAL MULA dari semua KEJADIAN PEMAKARAN terhadap Presiden RI.
Dari "PENGHILANGAN IDENTITAS" dari Keluarga Bpk. Hamid Al-Qadry,yang "SAMPAI MEMAKSA" Ibu saya,yaitu Ibu RA. Sri Rahajoe untuk "TETAP BEKERJA" di SD YP KETABANGKALI Surabaya.
Dan kemudian "KEHADIRAN SAYA" DI MUNGKINKAN untuk "DIAWASI" secara KESELURUHAN dimulai DARI "PENGANGKATAN" Megawati Soekarnoputri sebagai "ANAK ANGKAT dari Bpk. HAMID AL-QADRY" tahun 1937,yang sebenarnya "LAHIR pada tahun 1930".
Yang "DISAKSIKAN" oleh Bpk. HAYONO ISMAN,JOKO MINTARSO,Bpk. PERMADI, Bpk. SUJIWO SUTEDJO, Bpk. BAMBANG TRIHARYONO dan Bpk. BAMBANG TRIHARSONO,Bpk. JACOB PANGGABEAN (=JACOB PENGGEBEAN),Bpk. JUSUF ISTANDI (=MIRWANDI PALEMBANG).
Serta "PEMBERDIRIAN FREEPORT" yang "MEMANG" Digagas oleh Megawati Soekarnoputri dan Taufik Kiemas,yang PERIJINANnya "DIDAPAT" dari "DUTA BESAR BELANDA,yaitu Mr. St George IV,yang MEMANG Langsung DIBUNUH di Lanud Abdurrahman Saleh tahun 1928",yang berasal dari "SIDIK JARI" anak Beliau yang "DICULIK" sampai akhirnya "DIBUNUH di Bouven Digul Papua Irian Jaya" dan Ditanam di "Wisma Jaya" ....Rumah Budi Gunawan atau Bun Hok
"INGAT" tentang "JAKARTA BILLION"
"Dia dan MEREKA" juga yang "MENGUSAHAKAN" hal tersebut....
"Dia dan MEREKA" juga yang "MENGURUSKAN PERIJINAN PEMBERDIRIAN USAHA" dari PT. MASPION BERJAYA
Dan juga "INGAT"...tentang "JAKARTA ONASIS"
"DIA dan MEREKA" yang "MENGURUSKAN tentang PERIJINAN PEMBERDIRIAN USAHA" PT. GUDANG GARAM melalui "KEDUTAAN PERANCIS" dengan "CARA yang SAMA"
Dan juga tentang "REBOOT" juga "SAMA"
"MEREKA" yang "MELAKUKAN" hal tersebut....
Dengan KODE "DUNALT TRUMPAH" pada tahun 1989 di Jl. Merapi 78 Jakarta Selatan
Tahun 1990 di Jl. Merak nomer 34 Kediri Jawa Timur
Tahun 1993 di Jl. Merapi 78 Jaksel
Tahun 1994 di Jl. Merdeka Selatan di "ISTANA NEGARA"
Tahun 1995 di Jl. Jakarta 78 Jakarta Selatan
Tahun 1997 di Jl. Sanggar 16-17 Ampean Jakarta Selatan
"TERBUKTI" juga "ADANYA PENANAMAN DOKUMEN KERIWAYATAN PRECIDENCY Kepresidenan RI yang 1,yaitu Bpk. Hamid Al-Qadry dari Angkatan I - III dan PRECIDENCY Kepresidenan Presiden RI,yaitu Bpk. Soeharto,Angkatan I - II" di Rumah Beliau di Jl. Merak no. 73-74 Jakarta Selatan dan kemudian "BERPINDAH" ke Jl. Merak no.14 Jakarta Selatan,dengan "KEDALAMAN 4 meter" dibawah BANGUNAN Kediaman Beliau di Jl. Merak 73-74 tersebut.
Yang "DIMOTORI" oleh Beliau sendiri,Bpk. Taufik Kiemas dan Anisa Pohan serta Sari Marliana atau Rusdiana atau Martha Tiahahu dll "NAMA dan RAGA ALIAS"
"TERBUKTI" dengan selalu "DIBURU"nya "HARTA WARISAN" dari Keluarga saya dan Kinerja Kakek dan Nenek Saya serta yang berkenaan dan berkaitan dengan "BELIAU BERDUA"
Termasuk "LENCANA BINTANG GERILYA" yang Beliau dan Bpk. SOEHARTO berikan kepada "ORANG2x yang berkenaan dan berkaitan dengan HAL2x KINERJA seorang PRESIDEN dari DULU sampai saat ini"
Bahkan "SEBENARNYA" ada 4 Keluarga yang "KEHILANGAN" Lencana Bintang Gerilya,termasuk Saya Sendiri..
Beliau "SEMUA" tinggal di Daerah "LAPINDO"
"MEREKA" Bersusah-payah "MENGHILANGKAN" semuanya sampai "HARUS SERBA WAH" dan "HARUS SEKALI JALAN" untuk "BERBAGAI HAL"
"SAMPAI TERPIKIRKAN oleh MEREKA"...Lencana Bintang Gerilya itu "DIJADIKAN" sesebuah "BADGE/LENCANA POLISI"
Sampai akhirnya "TIMBUL" adanya "ANTON MEDAN",yang juga sebenarnya adalah sesebuah "DOGMA atau DOKTRIN dari sesebuah PERENCANAAN PEMAKARAN seorang Presiden RI dalam skala Apapun,yang berarti Adanya NALINI TONJOK yang MEMERDEKAKAN Anak Nani (=Nalini KINI (=KOMUNIS INI(=Inilah Nalini Ib'tidaiyah))
Yang juga salah satunya,saya ketahui Mengaku2xkan "DIRI" sebagai seorang "PDRM Singkawang",yang "BERADA" di Papua,Irian Jaya tanggal 17 September 2016 yang lalu
Dan juga "PAHAMAN MARHENIS" adalah juga PAHAMAN MASYARAKAT HEIDONIA KOMUNIS
Sedangkan "Heidonia" adalah juga suatu masyarakat yang akan menolong satu sama lain apabila diperlukan dan akan dimunafikkan apabila diperlukan dan akan dimunafikkan pada saat akan dibutuhkan dan akan dibenarkan pada saat diperlukan dan pada saat itu akan dibuat jadikan akan sesuatu yang akan dimunafikkan akan adanya sesebuah perjuangan yang akan dipeberhentikan secara NYATA dan BULAT
"BERSAMBUNG...."
Comments