Dalam 1 hari Kesemua Pak Yusril Ihza Mahendra "TERKADANG" MENERIMA Call dari "KELUARGA TAN",termasuk Diantaranya adalah "Keluarga Woentono" yang bertempat Tinggal di Jl. Ketabangkali 15 Surabaya. Mereka semua "BERGERAK BERSAMA dan BERSAMAAN" dari "TEMPAT yang BERBEDA" untuk "MELAPOR dan MELAPORKAN" tentang segala sesuatu "SECARA LENGKAP" melalui "MEDIA APAPUN" pada Pihak2x yang juga merupakan "Pihak yang Berkenaan dan berkaitan dengan Hidup dan Kehidupan seseorang atau HAM itu sendiri"
Padahal "HAM" BUKAN "Hak Asasi Manusia" bagi "PANCASILA HASUT"...Tapi juga merupakan sebuah "SISTEM PERCAKAPAN yang Mengarah pada sebuah KRIMINAL LAW ENFORCEMENT",yang juga merupakan sebuah "PEMESONGAN Pemikiran dan Pemaknaan serta TUJUAN dari sebuah PERCAKAPAN yang MEMANG sebuah PELAPORAN"
Hal ini "MENSAHKAN" bahwa "SEMUA Perilaku,Kelakuan dan Perlakuan "MEREKA'" adalah "SAH" secara "ENDORSEMENT INDONESIA" kata "MEREKA",yang juga Bagi "KAUM KANAN" adalah berarti Undang-Undang Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Atau BISA JUGA berarti "HASUTAN ANALISIS (Arahan ..... Lakuan Inter Sistematikal) MONOPOLI",sedangkan "MONOPOLI" berarti "POLI" yang di "MONO"kan (Kes Bpk. Yusril Ihza Mahendra) atau dan Sebaliknya adalah "Kes Voice Soekarno"
"DIPERSILAHKAN BERTANYA dan BERKONSULTASI dengan Pihak Kepolisian RI tentang "PANCASILA HASUT""
Saya tahu anak2x Saya dan Mantan Suami Saya "MASIH" dalam "SITAAN" Mereka semua.
Tampak dari "PEMUKULAN2x" yang DILAKUKAN "MEREKA" di Jl. Ketabangkali 15 dan Jl. Ketabangkali 17 Surabaya dan PT. KAI Stasiun Gubeng Surabaya serta "INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA" dan di SD USUWAH Kejawen Surabaya serta di Griyo Mapan Sentosa Surabaya dan di Jl. Embong Kemiri Surabaya dan Jl. Sanggar Ampean...dll tempat.
Pada Dasarnya "MEREKA" MENGUMPAN KITA, Kaum KANAN untuk MENYAKITI MEREKA...dengan TIDAK SENGAJA,karena EMOSI"...Itu kata "Bpk. Soekarno ...Presiden RI yang I" dan "Disahkan" oleh Bpk. Mahathir Muhammad,Eks Perdana Menteri Malaysia.
Dan kemudian "MEREKA" akan berkata "MEREKA adalah KAUM TERSAKITI atau TERPIJAK-PIJAK"
"Lagipun "PARTINEM" mantan "ISTERI" Paman Saya,Bpk. MARSUDI AMAN pernah bilang bahwa "MEREKA" AKAN MENCARI DARAH KETURUNAN SOEKARNO.
Hal inipun "TERJADI" juga pada Ibu Megawati Soekarnoputri yang "DITUDUH" mencari "NAMA" pada Orang2x tertentu dengan cara "BELIAU"
Untuk Bpk. Joko Widodo "TOLONG TANYA pada Pihak LAPOR! (1708) atau Pihak Kepolisian RI atau Tanya pada Bpk. TITO KANAVIAN tentang HAL ini"
Comments