Skip to main content

Tentang TV One Bongkar Rekayasa Licik Memfitnah Aksi Bela Islam 411 Peserta Dibayar Rp 500Ribu Label: Berita, Populer, Serba Serbi, Video




Gerry Dwitanto
saya cek sudah tdk ada halaman tersebut
19 November 2016 06:15:53
Johanes Wishnu Murti
masih ada... masuk dahulu ke facebook
19 November 2016 16:50:01 

MASALAHNYA MEREKA PAKAI NOMER telphon Saya...
Johanes Wisnhu Murti ITU SIAPA?
LAPOR di www.lapor.go.id menggunakan Nomer telphon saya

TV One Bongkar Rekayasa Licik Memfitnah Aksi Bela Islam 411 Peserta Dibayar Rp 500Ribu

Daftar Artikel Terbaru

tvone_siasat%2Bpenyebar%2Binfo%2Bsesat_2
Peserta Aksi Umat Islam 4 November adalah massa garis keras dan mereka dibayar Rp 500 ribu per orang.

Ahok Tuding Pendemo 4/11 Kelompok Garis Keras dan Dibayar Rp 500 Ribu
Link: http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/16/11/17/ogrksr334-ahok-tuding-pendemo-411-kelompok-garis-keras-dan-dibayar-rp-500-ribu

Demikian berita yang heboh pasca penetapan Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Tuduhan demo bayaran ini disampaikan Ahok saat wawancara eksklusif dengan media Australia ABC.

"Hal ini tidak mudah (mengungkap pendana demo), Anda mengirim lebih dari 100 ribu orang, sebagian besar dari mereka (pendemo), jika Anda melihat berita itu, mereka mengatakan mereka mendapat uang Rp 500 ribu," kata Ahok dalam wawancara dengan ABC.
Atas tuduhannya ini, Ahok kembali dilaporkan ke polisi oleh beberapa pihak.

Dalam acara TvOne terungkap bagaimana REKAYASA LICIK agar tercipta opini dan berita bahwa Aksi Umat Islam 4 November adalah aksi bayaran.

Dalam program "Benang Merah" yang tayang di tvOne edisi Kamis, 24 November 2016 mengangkat tema: "Siasat Penyebar Info Sesat" atau yang biasa disebut berita hoax.

Salah satu nara sumber yang dihadirkan TV One pada acara itu dalah TONI (nama samaran), salah satu anggota tim profesional (yang dibantu intelijen) yang menerima pesanan dari siapa saja (CLIENT) untuk menyebarkan informasi (hoax atau kebenaran) via media sosial sesuai keinginan pemesan.

Bukan saja menyebarkan berita Sesat tapi juga "membuat/merekayasa peristiwa/sandiwara" agar kemudian dijadikan berita, diliput wartawan, padahal itu hanya rekayasa.

TONI menceritakan aksi mereka dalam demo 411 kemarin, timnya dibayar untuk mencitrakan bahwa demo tersebut demo bayaran.

Tim mereka mengerahkan massa saat Aksi 411, dan orang-orang tersebut diberikan masing-masing 500ribu. Lalu undang wartawan agar "peristiwa" itu diliput dijadikan berita bahwa peserta Aksi 411 dibayar.

Padahal kata TONI, peserta aksi sebenarnya yang asli tidak ada yang dibayar.

TONI juga mengatakan pengguna jasanya tersebut adalah orang yang sering dilihat di TV.

WoW... Selalu ada jalan terungkapnya kebenaran.

Terima kasih TV One.

Berikut rekaman video testimoni TONI di acara Tv One program Benang Merah "Siasat Penyebar Info Sesat".

[video]


Sumber | republished by (YM) Yes Muslim ! 
 
 

Popular posts from this blog

Tentang "KOUMINTANG di JAKARTA,INDONESIA sejak Tahun 1920"

Kuomintang Kuomintang atau Partai Nasionalis Tiongkok ( Hanzi : 中國國民黨; Pinyin : Zhōngguó Guómíndǎng ) adalah partai politik tertua dalam sejarah modern Tiongkok . Partai ini didirikan oleh Sun Yat-sen dengan tujuan revolusi melawan Kekaisaran Qing dan mendirikan Republik Tiongkok demi adanya pembaruan di Tiongkok.   Pada saat ini, berbeda dari Partai Pertama Rakyat , Kuomintang lebih mendukung reunifikasi dengan RRT daripada merdeka. Kepemimpinan Kuomintang berganti nama jabatan dari Perdana Menteri pada zaman Sun Yat-sen, Presiden pada zaman Chiang Kai-shek tahun 1938 dan akhirnya Ketua Partai pada zaman Chiang Ching-kuo. Untuk pertama kalinya, partai yang hampir berumur 100 tahun ini menyelenggarakan pemilihan langsung Ketua Partai pada tanggal 16 Juli 2005 dengan 2 kandidat Ma Ying-jeou dan Wang Jin-pyng . Ma kemudian memenangkan pemilihan ini dengan 70% suara pemilih dan akan memimpin KMT untuk masa jabatan 4 tahun. Ketua Partai dibatasi masa jabatanny...

Tentang "PENYIKSAAN dan PENYANDERAAN KELUARGA SAYA di INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA,Jl. TEHNIK PERANCANGAN BLOK E 3 SURABAYA"

Saya SUDAH TAHU bahwa sebenar2xnya Anak2x Saya "TERLUKA" HATI dan BADANIAH "MEREKA". Bahkan "MEREKA" berdua SENGAJA diletakkan didepan "BAPAK MEREKA" agar supaya "MEREKA TAHU dan TAKUT" pada "PARA PELAKU" yang MEMANG " ORANG2x CARTEL dan SINDIKAT DIAKONI" "MEREKA,PARA PELAKU"..bahkan "MEMASUKKAN atau bahkan MENYIRAMKAN MINYAK PANAS" pada "MATA ASEP KURNIAWAN" dan akhirnya "TERKENA" kaki anak Saya "ROMAN BINTANG KURNIA RAMADHAN" "MEMANG" Saya "AKUI" tidak panas.....TAPI itu "HANGAT" menurut "PELAKU",,,Tapi apabila "TERKENA MATA memang TIDAK SAMA" Dan setahu Saya...."MATA ASEP KURNIAWAN sekarang DISIRAM TINER" oleh "MEREKA ,PARA PELAKU" di Jl. DANAKARYA INDAH BARAT 17A,selatan ATM MANDIRI  Jl. DANAKARYA  INDAH SURABAYA Dan "MEREKA BERDUA" MEMANG ditutup mulut dengan "CARA MER...

Tentang "Peringatan dari Google.Inc"

New sign-in from Chrome on Windows Hi Moerti, Your Google Account bintangtegar150177@gmail.com was just used to sign in from Chrome on Windows . Moerti Rahajani bintangtegar150177@gmail.com Windows Monday, November 28, 2016 9:01 PM (Western Indonesia Time) East Java, Indonesia* Chrome Don't recognize this activity? Review your recently used devices now. Why are we sending this? We take security very seriously and we want to keep you in the loop on important actions in your account. We were unable to determine whether you have used this browser or device with your account before. This can happen when you sign in for the first time on a new computer, phone or browser, when you use your browser's incognito or private browsing mode or clear your cookies, or when somebody else is accessing your account. Best, The Google Accounts team *The location is approximate and determined by the IP address it was coming from. This email can't receive replies. ...